Lingkungan Kampus yang Sehat
NAMA :
AKMAL HAFID
NO.MHS :
1111500074
KELAS
: 4E
UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL
2013
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktifitas manusia, setiap
aktifitas manusia pasti menghasilkan sampah. Jumlah atau volume sampah
sebanding dengan tingkat konsumsi kita terhadap barang/material yang kita
gunakan sehari-hari. Demikian juga dengan jenis sampah, sangat tergantung dari
jenis material yang kita konsumsi.
Oleh karena itu pengelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari
pengelolaannya terhadap masyarakat. Masalah sampah sudah menjadi topik utama
yang ada pada bangsa kita, mulai dari lingkungan terkecil sampai kepada lingkup
yang besar. Banyak hal yang menyebabkan terjadinya penumpukan sampah ini. Namun
yang pasti faktor individu sangatlah berpengaruh dalam hal ini.
Perlu kita ketahui juga bahwa sampah ada dua jenis yaitu sampah organik
(bisa disebut sebagai sampah basah) dan sampah anorganik (sampah kering).
Sampah basah adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup seperti daun-daunan,
sampah dapur, dll. Sampah jenis ini dapat terdegradasi (membusuk/hancur) secara
alami. Sebaliknya dengan sampah kering seperti kertas, plastik, kaleng, dll.
Sampah jenis ini tidak dapat terdegrasi secara alami. Sekarang yang
menjadi pertanyaan bagaimana untuk menyelesaikan masalah sampah ini terutama
membuang sampah pada tempatnya. Dalam hal inilah yang melatar belakangi saya menulis
makalah bertemakan ”Membiasakan mahasiswa membuang sampah pada tempatnya” di kampus .
1.2.Rumusan Masalah
Mengkaji latar
belakang diatas dapat diambil beberapa permasalahan sebagai kajian dari
pembuatan makalah ini yakni diantaranya :
1)
Pengertian sampah
2)
Cara Pengolahan sampah
3)
Faktor yang mempengaruhi mahasiswa membuang sampah sembarangan
4)
Solusi membiasakan mahasiswa agar membuang sampah pada tempatnya.
1.3.Tujuan Penulisan
Sesuai dengan tugas dan amanat yang
diberikan agar para mahasiswa membuang sampah pada tempatnya, pembahasan
dalam makalah ini bertujuan untuk memotifasi para mahasiswa agar menciptakan
lingkungan kampus yang sehat dan bersih dari sampah. Serta mengetahui dampak
dari membuang sampah sembarangan.
1.4.Manfaat Penelitian
Manfaat yang
dapat diambil dari penelitian ini adalah :
1)
Kami sebagi peneliti menjadi tahu dan sadar akan kebersihan lingkungan
khususnya di lingkungan kampus
2)
Memberikan pengetahuan tentang dampak membuang sampah sembarangan
3)
Akan memberikan kesadaran bagi semua manhasiswa untuk membuang sampah
pada tempatnya.
BAB
II
KERANGKA
TEORI
2.1.Pengertian Sampah
Sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk
maksud biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian barang rusak atau
bercacat dalam pembuatan manufaktur atau materi berlebihan atau ditolak atau
dibuang. (Kamus Istilah Lingkungan, 1994). Sampah adalah sisa suatu usaha atau
kegiatan yang berwujud padat, baik berupa zat organik maupun anorganik yang
bersifat dapat terurai maupun tidak terurai dan dianggap sudah tidak berguna
lagi sehingga dibuang ke lingkungan. (Menteri Negara Lingkungan Hidup, 2003).
Segala macam organisme yang ada di alam ini selalu menghasilkan sampah
atau bahan buangan. Sebagian besar sampah yang dihasilkan oleh organisme yang
ada di alam ini bersifat organik, kecuali sampah yang berasal dari aktifitas
manusia yang dapat bersifat organik maupun anorganik. Contoh sampah organik
adalah sisa-sisa bahan makanan yang berasal dari tumbuhan atau hewan, kertas,
kayu, bambu dan lain-lain. Sedangkan sampah anorganik misalnya plastik, logam,
gelas-gelas bekas minuman dan karet. Tempat penampungan sampah yang disebut
dengan Tempat Pembuangan Akhir sebaiknya pewadahan sampah dilakukan
pemilihan-pemilihan berdasarkan sifat dan jenisnya untuk macam buangan organik
dan anorganik. Ini dapat bermanfaat untuk proses daur ulang bahan buangan
sehingga menjadi bermanfaat.
2.2. Jenis-jenis Sampah
Berdasarkan
komposisinya, sampah dibedakan menjadi dua yaitu :
1.
Sampah Organik, yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan,
sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya. Sampah ini dapat diolah lebih lanjut
menjadi kompos.
2.
Sampah Anorganik, yaitu sampah yang tidak mudah membusuk, seperti
plastik, wadah pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, botol dan gelas
minuman, kaleng, kayu dan sebagainya. Sampah ini dapat dijadikan sampah
komersil atau sampah yang laku dijual untuk dijadikan produk lainnya. Beberapa
sampah anorganik yang dapat dijual adalah plastik wadah pembungkus makanan,
botol dan gelas bekas minuman, kaleng, kaca, dan kertas, baik kertas koran,
HVS, maupun karton.
2.3.Pengelolaan Sampah
Ada tiga kemungkinan pengelolaan sampah yaitu dikubur, dibakar, dan
sanitary landfill. Sistem dikubur yaitu dengan membuat galian pada kedalaman
tertentu lalu diberi penadah plastik dan diisi tanah setinggi 0,5 (setengah)
meter. Resiko dari sistem ini adalah hancurnya plastik oleh pelarut kimia.
Sistem pembakaran dengan suhu yang ditentukan, lama pembakaran dan pencampuran
oksigen yang tepat dapat menghancurkan 99% sampah. Asap yang dibentuk diolah
lebih dahulu sebelum dibuang ke udara. Resiko sistem pembakaran yang tidak
mencapai suhu tersebut adalah timbulnya dioksin yang sangat beracun dan
menimbulkan berbagai jenis kanker. Sistem sanitary landfill adalah metode
pembuangan akhir sampah dengan metode tertentu sehingga tidak menimbulkan
pencemaran dan membahayakan kesehatan. Sistem ini membuang dan menumpuk sampah
pada suatu lokasi yang cekung, memadatkan sampah tersebut kemudian menutupnya
dengan tanah. Metode ini dapat menghilangkan polusi udara, sedangkan polusi di
tanah dan air dapat diminimalisir dengan melekatkan lapisan geotextile untuk
mencegah meresapnya air lindi ke air tanah.
BAB
III
PEMBAHASAN
DAN HASIL
3.1.Faktor yang mempengaruhi mahasiswa membuang sampah pada tempatnya
Faktor utama yang membiasakan para mahasiswa buang sampah sembarangan
adalah tidak terjangkaunya tempat sampah di lokasi atau lapangan tempat bermain
saat jam istirahat berlangsung. Kebiasaan yang dulu terbentuk di lingkungan nya
dan kurangnya peringatan yang bersifat tegas dari para guru, sehingga murid
merasa membuang sampah sembarangan hal yang lumrah karena pada akhirnya sekolah
ada petugas kebersihan yang membersihkannya. Sehingga sudah mejadi kebiasaan
mahasiswa membuang sampah sembarangan .
3.2. Dampak Sampah Terhadap Manusia dan Lingkungan
Dari dampak yang luas sampah di berbagai sumber dapat mencemari
lingkungan baik lingkungan darat yang dapat ditinjau dari segi kesehatan
sebagai tempat bersarangnya dan menyebarnya bibit penyakit, sedangkan ditinjau
dari segi keindahan, tentu saja menurunnya estetika (tidak sedap dipandang
mata).
Macam pencemaran udara yang ditimbulkan misalnya mengeluarkan bau yang
tidak sedap, debu, gas-gas beracun. Pembakaran sampah dapat meningkatkan
karbonmonoksida (CO)2, karbondioksida (CO2), nitrogen (NO), gas belerang
amoniak dan asap di udara. Asap diudara adalah asap yang ditimbulkan dari bahan
plastik ada yang bersifat karsinogen artinya dapat menimbulkan kanker,
berhati-hatilah dalam membakar sampah.
3.3. Solusi
Membiasakan mahasiswa agar Membuang Sampah Pada Tempatnya
Solusi yang tepat untuk yang masih belum mengerti akan indahnya
kebersihan lingkungan dengan cara memberi contoh yang pada sesama mahasiswa yaitu membuang sampah pada tempatnya . Dengan
cara tersebut yang tadinya tidak
tau dan bahkan membuang sampah sembarangan sedikit demi sedikit akan terbiasa
dengan menirukan sikap mahasiswa yang membuang sampah pada tempatnya tersebut.
Pada kenyataanya mahasiswa lebih banyak ikut atau mengikuti teman
dibandingkan orangtuanya dan kebiasaan lama nya . Karena pada teman sesama sifatnya suatu keinginan meniru sifat yang
baik , sedangkan pada orangtua meskipun dilakukan tetapi sering juga membantah.
Solusi lain pada lingkungan kampus hendaknya disediakan tempat sampah dengan
membedakan penggolongan sampah organik dan sampah anorganik.
Agar untuk memberi pengetahuan kepada mahasiswa tentang perbedaan sampah
tersebut. Dalam menempatkan posisi tempat penyimpanan tong sampah tersebut
harus sesuai dengan kebutuhan dan memperkirakan orang yang terdapat di kampus tersebut.
Contohnya setiap kelas dan kantor disediakan tempat sampah yang sedang,
dilapangan atau tempat terbuka tempat sampah sebaiknya disediakan ukurannya
yang besar. Dan dari semua penempatan tempat sampah tersebut harus dapat
terjangkau oleh semua orang dalam melakukan aktifitas dilingkungan kampus itu.
BAB
IV
PENUTUP
4.1.Kesimpulan
Dari pembahasan
diatas kesimpulan yang dapat diambil adalah membiasakan mahasiswa membuang
sampah pada tempatnya dari hal kecil yaitu dengan memberikan contoh yang baik oleh
sesama teman mahasiswa dan juga sesekali memberi pengarahan dan
teguran pada sesama
mahasiswa yang terlihat ataupun sering membuang sampah sembarangan.
4.2 Saran
Menyediakan
fasilitas yang diperlukan oleh semua pihak dalam kampus tersebut yaitu dengan
menyediakan tempat sampah yang sesuai kebutuhan untuk melakukan aktifitas agar
tercipta lingkungan sekolah yang indah, bersih, nyaman, dan bebas sampah.
Dalam pelaksanaan
kegiatan pengenalan lingkungan pada mahasiswa-mahasiswi hendaknya setiap mata
kuliah Pengetahuan Lingkungan terus diadakan dari tahun ke tahun, karena selain
menambah wawasan, pengalaman, pengetahuan bagi para mahasiswa, juga memberikan
dampak yang positif bagi masyarakat banyak mengenai kecintaan terhadap alam dan
lingkungan.
DAFTAR PUSTAKA
Kompas, (10 Januari 2004), Sampah Dan Pemerintah. http://www.kompas.com
Wardhana, Wisnu Arya, (1995), Dampak Pencemaran Lingkungan,
Andi Offset,
Yogyakarta.
Supardi, I. 1994. LINGKUNGAN HIDUP dan KELESTARIANNYA.
Bandung:
Alumni.
Sumaatmadja, H Nursid. 2000. MANUSIA DALAM KONTEKS SOSIAL
BUDAYA dan LINGKUNGAN HIDUP. Bandung: CV Alfabet.
cuco mal
BalasHapussip
BalasHapusnt sih sehat p ora mal..........
BalasHapusokeeeeeeeeeee
BalasHapuswz
BalasHapus.wuiiiiihhhh rame bener background_a....
BalasHapussippp
BalasHapusbguuuz bngets ....
BalasHapus♥♦♣♠ PELANGI QQ ♠♣♦♥
BalasHapusMari Bergabung bersama kami di Pelangi Q Q (,) me
Situs Impian Para pecinta dan peminat Taruhan Online!!
Segera Daftarkan diri Anda di PelangiQQ dan dapatkan Bonus yang sudah tersedia. Agen Poker Online Terpercaya dan Terbesar di Indonesia yang menggunakan Uang Asli.
MINIMAL DEPOSIT & WITHDRAW Rp 25.000
PelangiQQ Menyediakan 8 Permainan yang bisa di mainkan hanya dengan 1 User ID,yaitu:
* Bandar66 (NEW GAME)
* SAKONG
* Poker
* Domino99
* Capsa susun
* AduQ
* BandarQ
* Bandar Poker
Keunggulan PELANGI Q Q :
- PROSES DEPO & WD MUDAH TANPA RIBET
- PROSES DEPO & WD TERCEPAT
- KARTU-KARTU BERKUALITAS DISAJIKAN
- CS RAMAH & INSPIRATIF SIAP MEMBANTU 24JAM
- TIPS & TRIK MENJADI KEUNGGULAN SITUS INI
- DAN TENTUNYA DEPOSIT YG TERJANGKAU BOS!!(MINIMAL DEPO & WD 25RB)
Nikmati juga HOT PROMO bersama kami:
* BONUS TURNOVER 0.3% (DIBAGIKAN SETIAP 5 Hari 1x)
* BONUS REFERRAL 15% (SEUMUR HIDUP)
Tunggu apalagi bos!! langsung daftarkan diri anda di PELANGI Q Q
Bagaimana cara mendaftar? SIMPEL bos!!
cukup kunjungi kami PELANGI Q Q
klik daftar dan daftarkan diri anda
atau bisa juga hubungi kami melalui LiveChat dan BBM yang akan melayani Anda 24 jam nonstop.
- SKYPE : PELANGIQQ
- LINE : PELANGIQQ
- FACEBOOK : PokerPelangiReborn
- PIN BB : E37271BF
- WhatssApp : 6281231804952
Salam Sukses & Hoki
PELANGIQQ
Merkur - Merkur - Merkur - XN-ROAD
BalasHapusFind out more about Merkur, Merkur - Merkur - 온카지노 XN-ROAD. This website uses 3D graphics 메리트카지노총판 and an immersive virtual world created for use on mobile 바카라 phones.